Tuesday, June 23, 2026

Cerita tanpa Judul

Hari ini adalah hari yang cukup melelahkan, ada satu hal yang aku dapatkan hari ini ternyata aku adalah orang yang luar biasa memiliki berjuta talenta dan kekuatan super. Akan tetapi sangat disayangkan aku memiliki rasa lelah dan rasa sedih sehingga ada beberapa hal yang tidak bisa aku lakukan. Keadaanku hari ini sering mengalami keram dan rasa lelah berlebihan, di kondisiku yang sedang mengandung diusia sembilan bulan ini aku merasa luar biasa dan cukup keren. Sepulang bekerja aku masih harus mengurus anakku dan membereskan rumahku sungguh luar biasa diriku ini. Dimulai dari memandikan, memakaikan baju, menyisir rambut, menyuapi anak, mengajar ngaji, mengajar berhitung, mengajar menulis, mengajar membaca, menjaga warung, menilep baju, merapihkan lemari sampai aku tertidur baru berhenti. Terkadang otak mungilku ini bertanya tanya ..apakah orang lain bisa merasa lelah? apakah kerja sama itu sulit dilakukan? apakah aku terlihat tidak lelah dan selalu bersemangat? Apakah orang lain tidak mau lelah? bahkan terkadang pandangan ku banyak bintang bintang tapi aku tidak hiraukan toh tidak ada yang peduli.

Sunday, June 14, 2026

Cape Cape Cape Cape 



Ada empat kata terdengar menyebalkan dan terlalu ringan diucapkan. Keluhan itu merupakan hal yang tidak boleh sering dilakukan. Semua orang berdalih malas dengan kata cape, tapi secara pemikiran mereka capek karena melakukan hal hal yang seharusnya tidak dilakukan. Bagaimana kita menyikapi hidup ini?
Berbuat kebaikan menjadi proses pemanfaatan tanpa rasa kasihan, berbuat sekali kejahatan kebaikan yang dulu dilakukan hilang begitu saja bahkan dianggap tidak pernah ada atau hilang dan seolah tidak pernah berbuat kebaikan sama sekali.

Saturday, May 10, 2025

 Farewell Speech – Elementary School Student

Good morning everyone,
Honorable teachers, beloved friends, and dear parents,

Today is a very special and emotional day for all of us. It is the day we say goodbye to our school, our teachers, and our friends. It is not easy to say goodbye, but we are also happy because we have finished our journey here.

I want to say thank you to all the teachers who have taught us with love and patience. You have helped us grow, learn, and become better students. We will always remember your kind words and smiling faces.

To all my friends, thank you for the laughter, games, and memories. You made every day fun and exciting. Even though we may go to different schools, I hope we will always be friends in our hearts.

To our parents, thank you for your support and care. You are our heroes and we love you very much.

Now, we are ready to begin a new chapter. Let us be brave, do our best, and never forget the lessons we learned here.

Goodbye, my dear school. We will miss you always.

Thank you.

Friday, November 15, 2024

Cerita random di sekolahku ( 1 hari 1 tulisan)

 


Hari ini merupakan hari yang memiliki udara segar dipagi hari, panas disiang hari, hujan di sore hari dan dingin di malam hari tidak sepenuhnya dingin tapi cuaca yang berkolaborasi dengan cuaca panas jadi disebut istilah hareudang . Memulai hari ini dengan rasa sakit yang ada pada tubuh ini, entah karena rasa cape yang sudah diluar kapasitas. Semuanya terasa sakit dimulai dari kepala sampai ujung kaki, kalua istilah sundanya itu rarengkeung nyareri awak.

Setiap hari aku mengawali hari dengan kondisi 70%, setelah pulang bekerja dan melakukan aktivitas lain maka kondisi dirikui tinggal 25% dan tertidur tidak disadari. Selain factor internal, sepertinya factor lain juga sangat berpengaruh seperti factor U gitu. Atau factor usia yang sudah menginjak kepala 3. Tulisan ini entah akan dibawa kemana, ini hanya sebuah tulisan yang mengurangi apa yang ada dalam hati saja. Kali ini ada hal yang menarik selain rasa sakit gigi yaitu kegiatan anak-anak yang dituliskan dalam sebuah kertas tugas. Membaca kegiatan-kegiatan mereka memang sangat luar biasa mengingatkanku kepada masa lalu dimana aku juga pernah merasakannya, hanya memikirkan sekolah tanpa memikirkan cara membayar biaya sekolah. Dulu juga aku pernah mengeluh dengan padatnya jadwal sekolahku dulu. Tapi sekarang aku menyadari betapa menyenangkannya itu, berpikir untuk Kembali ke masa itu tapi sudah tidak mungkin, karena harus Kembali ke 24 tahun yang lalu. Ingin sekali menata hidup dengan sebaik mungkin diusia muda tapi kemungkinan itu tidak akan bisa menjadi kenyataan kadar kemustahilannya mencapai 100%. Jadi aku akan menata Kembali hidupku diusia dewasa menuju paruh baya.Di sela sakit gigi ku ada sedikit tawa melihat tingkah random anak-anak. Melihat kepolosan mereka, dengan pertanyaan pertanyaan kecilnya yang lucu, dan pernyataan-pernyataan uniknya yang bahkan tidak pernah terpikirkan sama sekali. “ Bu, gambarnya jelek nggak apa-apa?”, “bu, boleh gambarku kaya ultramen?”

“ bu, kalau salah gpp?”, “bu,ini gambarnya buah ceri ya ini bukan daunnya”, “bu, kalau nulis maen itu m-a terus apa bu?”, “bu kenapa kalau kelompok harus ada ketua?”, “bu, kenapa daun nggak ada yang warnanya ungu?” sejenak tersenyum dan menjawab satu persatu pertanyaan anak-anak yang sebelumnya tidak pernah terpikir oleh otakku ini hehe. Selain itu juga hari ini aku mendapatkan istilah baru dari anak-anak yang Ketika mendengarnya aku langsung mengerutkan dahi dan memaksa otakku untuk berpikir maksud dari istilah tersebut itu apa. Istilah itu dikenal dengan AKEYA (Anak keren yatim boyaaaa) setelah tahu istilah itu, aku hanya tersenyum dan terenyuh mendengarnya.

Monday, January 14, 2019

Puisi: Jari yang Tak Berperasaan

Kupandang dunia begitu gelap gulita
Kurasa kehampaan disetiap penjurunya
Aku seonggok limbah yang tak berupa
Setiap mata memicing melihatnya

Aku dibuang dan ditinggalkan
Dihina seperti budak belian..
Jari-jari yang tak berperasaan membunuhku secara perlahan..

Kini hidupku jatuh terjerembab diatas lubang yang penuh hinaan..
Terkubur oleh tulisan dan perkataan yang tetap tidak berperasaan..

Oh ..Manusia dengan kebenaraannya
Jarimu kelak akan bersaksi dihadapan Tuhan
Lidahmu akan segera dikelukan
Tulisanmu akan dipertanggung jawabkan

Oh..manusia dengan kebenarannya
Menyayat hati adalah hal yang lumrah bagimu
Coretanmu bagaikan senjata yang tajam untuk membunuh lawanmu

Oh..manusia dengan kebenarannya
Ingatlah jarimu bisa menjadi benalu...
sayatanmu bisa menyayatmu..
Dan senjatamu bisa membunuhmu..



Sumber gambar: klikmania

Sunday, January 13, 2019

Keputusanmu untuk dirimu

Keputusan adalah sebuah sikap yang harus kita ambil ketika memilih sebuah pilihan, ya atau tidak, lanjut atau berhenti, berjalan atau berlari, sekarang atau esok hari, dan masih banyak pilihan keputusan lainnya, adapun sang pengambil keputusan adalah diri kita sendiri dibantu dengan petimbangan, perasaan, dan pemikiran.

Sebuah keputusan memiliki konsekuensi atau resikonya sendiri, sekalipun itu adalah keputusan kecil. Keputusan kecil ataupun keputusan besar yang kita ambil saat ini akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan. Oleh karena itu ketika kita mengambil keputusan pikirkan baik-baik dengan hati yang tenang, jangan serta merta mengambil keputusan dengan emosi atau amarah.

"Jangan mengambil keputusan ketika sedang marah dan jangan membuat janji ketika sedang senang" (Ali bin Abi Thalib)

Ketika kita mengambil keputusan hendaklah kita mempertimbangkannya dengan bijak, adapun hal-hal yang patut kita pertimbangkan:



1. Dampak positif dan negatif yang akan ditimbulkan.

Pertimbangkanlah hal tersebut sebelum keputusan itu diambil lihatlah dampak positif dan negatifnya akan seperti apa pada kehidupan kita, juga tanyakan pada diri apakah kita sudah siap menerima dampak negatif atas keputusan yang kita ambil?

2. Pengalaman orang-orang sekitar

Berbagi permasalahan yang kita hadapi kepada orang-orang yang kita percaya merupakan sebuah proses yang membantu kita dalam pengambilan sebuah keputusan. Pengalaman-pengalaman yang serupa yang pernah mereka alami bisa kita dengarkan , pertimbangkan, dan dijadikan bahan referensi ketika kita mengambil keputusan.

3. Resiko

Resiko akan selau ada dalam sebuah keputusan, salah dalam mengambil keputusan itu adalah manusiawi dan manusiawi itu hanyalah milik manusia. Jangan takut akan kesalahan karena dari sebuah kesalahan kita bisa belajar untuk lebih baik lagi, setidaknya kita sudah menjadi orang yang berani. Percayalah sahabat dibalik resiko disitu ada rezeki..☺

5. Jadilah Berani

Ketika kita sudah siap dalam mengambil keputusan, berhentilah mendengarkan orang-orang yang membuatmu lemah atas keputusanmu. Jadilah dirimu sendiri dengan keputusanmu sendiri. Be brave sahabat

6. Pasrahkan Keputusanmu pada Sang Pencipta

Kita tidak pernah tau akan masa depan yang kita tahu hanyalah masa lalu, keputusan yang kita ambil saat ini sangat berpengaruh pada masa depan bukan pada masa lalu. Masa depan hanyalah milik ALLAH swt, percayalah padaNYA, pasrahkan, relakan dan ikhlaskan. ALLAH Maha Mengetahui..sedangkan manusia berada di ketidaktahuan.

" Orang yang selalu memikirkan akibat dari suatu keputusan atau tindakan, sampai kapanpun dia tidak akan menjadi orang yang berani" (Ali bin Abi Thalib)

Monday, May 9, 2016

Cara Ampuh Untuk Tidak Mengeluh




Mengeluh sebuah kata yang tidak asing lagi di telinga, pada hakikatnya setiap manusia mempunyai keluhannya masing-masing. Mengeluh merupakan salah satu tabiat dasar manusia seperti yang tertulis didalam Al-Qur’an   “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan sholat.” (QS Al-Maarij: 19-22). Ada beragam cara manusia mengekspressikan keluhannya: 
  1. Update Status (BBM, WA, FB dll) (Mengeluh Kekinian)
Tidak sulit untuk menemukan orang dengan type seperti ini. Sosmed seringkali menjadi tempat mengeluh dan sarana berbagi keluhan. Ntah itu keluhan keuangan, akademik, perasaan, cuaca, dan keadaan diri. Contohnya nih, ketika hujan mengeluh “ Aduuuuh hujan”, ketika panas mengeluh“Aduuuuh panas ” terus maunya apa ??

      2. Mengirim pesan via SMS/ sosmed ke teman (Mengeluh agak Jadul)
Type yang ini juga tidak kalah banyak didalam kehidupan. Seringkali, type ini hanya mengirim pesan berupa keluhan. “Lapaaaaaarrrrrr”, “Geraaaaaahhh”, “Hausssss”. Padahal kalau lapar tinggal makan, kalau gerah tinggal kipas-kipas, kalau haus tinggal minum. Kenapa jadi repot ???

3.                  3. Mengeluh ke temannya sendiri (Mengeluh Lawas)
Nah, untuk type ini type yang sudah ada sejak bahasa diciptakan. Keluhan ini terjadi ketika dua orang atau lebih sedang mengobrol secara face to face. Acapkali, type yang satu ini mengeluh dengan berekspressi. Contohnya nih, “Addduduuuuhh aku lapar ” dengan ekspressi wajah sedih dan tangan memegang perut.  “Kepala aku pusiiiiinggg, perut muaaalll, menggigil, batuk” dengan ekspressi wajah kesakitan, memegang kepala, perut , wajah terlihat pucat pasi dengan badan menggigil. Nah, kalau kejadiannya seperti ini jangan hanya mengeluh ke teman saja tapi segera ajak teman anda pergi ke dokter dan beritahukan keluhanmu.

Nah, itulah beberapa macam keluhan berdasarkan type dan medianya. Pada hakikatnya memang mengeluh tidak dilarang tapi mengeluh juga tidak dianjurkan karena menyebabkan kepusingan bagi yang melihat dan mendengarkannya, untuk mengurangi keluhan atau mengeluh saya memiliki beberapa tips yang cukup manjur bagi orang yang bersungguh-sungguh mengamalkannya.
  • Berkomitmen untuk tidak mengeluh di tempat umum (Sosmed)
Mengeluh boleh saja akan tetapi biarkan kita dan Allah SWT yang tahu apa keluhan dan kegundahan hati kita, tidak perlu diumbar atau dipublikasikan karena sekalipun dipublikasikan orang lain hanya mampu mengatakan “Sabar ya.”
  •   Perbanyak bersyukur daripada mengeluh
Banyak orang yang mengeluh akan kehidupannya, padahal disisi lain orang-orang menginginkan kehidupan yang kita keluhkan. Pernah mendengar istilah ini “ Hidup yang kita keluhkan terkadang adalah hidup yang orang lain inginkan. Mau nggak kehidupanmu direbut orang lain ?. So,“Nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan ?” (Qs. 55: 16)
  •    Berkomitmen untuk mengikuti gerakan SKSC (Satu Keluhan Satu Cubitan)
Nah gerakan ini bisa dibangun antara dua orang yang sama-sama tukang mengeluh, setiap orang dari anggota SKSC yang mengeluh kepada anggota lain mendapatkan satu cubitan. Dua kali mengeluh dua kali cubitan. Tiga kali mengeluh tiga kali cubitan. 100 kali mengeluh 100 kali cubitan. Memar-memar daaahhh
  •  Berkomitmen untuk membangun gerakan Satu keluhan bernilai Rp. 1000
Nah gerakan yang satu ini merupakan tips terakhir untuk menghindari keluhan, setiap orang yang mengeluh harus menyisihkan uang Rp. 1000 untuk di infakkkan. Satu kali mengeluh bernilai Rp. 1000, dua kali mengeluh Rp.2000. Seribu kali mengeluh Rp. 1000.000 kawaannss

Adapun keuntungan kita ketika kita tidak mengeluh adalah terbebas dari muka masam para sahabat, menjadi hamba Allah yang senantiasa bersyukur atas ketentuan dan nikmat-Nya, dan terakhir tidak menjadi bahan pembicaraan di belakang panggung. Sekian tips yang bisa saya tulis, semoga ini menjadi nasihat untuk penulis juga bermanfaat bagi pembaca, dan marilah kita menjadi hamba-hamba yang senantiasa bersyukur.  “.... Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-ku), maka sesungguhnya azabku sangat pedih.” (Qs. 14:7)