Kupandang dunia begitu gelap gulita
Kurasa kehampaan disetiap penjurunya
Aku seonggok limbah yang tak berupa
Setiap mata memicing melihatnya
Aku dibuang dan ditinggalkan
Dihina seperti budak belian..
Jari-jari yang tak berperasaan membunuhku secara perlahan..
Kini hidupku jatuh terjerembab diatas lubang yang penuh hinaan..
Terkubur oleh tulisan dan perkataan yang tetap tidak berperasaan..
Oh ..Manusia dengan kebenaraannya
Jarimu kelak akan bersaksi dihadapan Tuhan
Lidahmu akan segera dikelukan
Tulisanmu akan dipertanggung jawabkan
Oh..manusia dengan kebenarannya
Menyayat hati adalah hal yang lumrah bagimu
Coretanmu bagaikan senjata yang tajam untuk membunuh lawanmu
Oh..manusia dengan kebenarannya
Ingatlah jarimu bisa menjadi benalu...
sayatanmu bisa menyayatmu..
Dan senjatamu bisa membunuhmu..
Sumber gambar: klikmania
Monday, January 14, 2019
Sunday, January 13, 2019
Keputusanmu untuk dirimu
Keputusan adalah sebuah sikap yang harus kita ambil ketika memilih sebuah pilihan, ya atau tidak, lanjut atau berhenti, berjalan atau berlari, sekarang atau esok hari, dan masih banyak pilihan keputusan lainnya, adapun sang pengambil keputusan adalah diri kita sendiri dibantu dengan petimbangan, perasaan, dan pemikiran.
Sebuah keputusan memiliki konsekuensi atau resikonya sendiri, sekalipun itu adalah keputusan kecil. Keputusan kecil ataupun keputusan besar yang kita ambil saat ini akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan. Oleh karena itu ketika kita mengambil keputusan pikirkan baik-baik dengan hati yang tenang, jangan serta merta mengambil keputusan dengan emosi atau amarah.
"Jangan mengambil keputusan ketika sedang marah dan jangan membuat janji ketika sedang senang" (Ali bin Abi Thalib)
Ketika kita mengambil keputusan hendaklah kita mempertimbangkannya dengan bijak, adapun hal-hal yang patut kita pertimbangkan:
1. Dampak positif dan negatif yang akan ditimbulkan.
Pertimbangkanlah hal tersebut sebelum keputusan itu diambil lihatlah dampak positif dan negatifnya akan seperti apa pada kehidupan kita, juga tanyakan pada diri apakah kita sudah siap menerima dampak negatif atas keputusan yang kita ambil?
2. Pengalaman orang-orang sekitar
Berbagi permasalahan yang kita hadapi kepada orang-orang yang kita percaya merupakan sebuah proses yang membantu kita dalam pengambilan sebuah keputusan. Pengalaman-pengalaman yang serupa yang pernah mereka alami bisa kita dengarkan , pertimbangkan, dan dijadikan bahan referensi ketika kita mengambil keputusan.
3. Resiko
Resiko akan selau ada dalam sebuah keputusan, salah dalam mengambil keputusan itu adalah manusiawi dan manusiawi itu hanyalah milik manusia. Jangan takut akan kesalahan karena dari sebuah kesalahan kita bisa belajar untuk lebih baik lagi, setidaknya kita sudah menjadi orang yang berani. Percayalah sahabat dibalik resiko disitu ada rezeki..☺
5. Jadilah Berani
Ketika kita sudah siap dalam mengambil keputusan, berhentilah mendengarkan orang-orang yang membuatmu lemah atas keputusanmu. Jadilah dirimu sendiri dengan keputusanmu sendiri. Be brave sahabat
6. Pasrahkan Keputusanmu pada Sang Pencipta
Kita tidak pernah tau akan masa depan yang kita tahu hanyalah masa lalu, keputusan yang kita ambil saat ini sangat berpengaruh pada masa depan bukan pada masa lalu. Masa depan hanyalah milik ALLAH swt, percayalah padaNYA, pasrahkan, relakan dan ikhlaskan. ALLAH Maha Mengetahui..sedangkan manusia berada di ketidaktahuan.
" Orang yang selalu memikirkan akibat dari suatu keputusan atau tindakan, sampai kapanpun dia tidak akan menjadi orang yang berani" (Ali bin Abi Thalib)
Sebuah keputusan memiliki konsekuensi atau resikonya sendiri, sekalipun itu adalah keputusan kecil. Keputusan kecil ataupun keputusan besar yang kita ambil saat ini akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan. Oleh karena itu ketika kita mengambil keputusan pikirkan baik-baik dengan hati yang tenang, jangan serta merta mengambil keputusan dengan emosi atau amarah.
"Jangan mengambil keputusan ketika sedang marah dan jangan membuat janji ketika sedang senang" (Ali bin Abi Thalib)
Ketika kita mengambil keputusan hendaklah kita mempertimbangkannya dengan bijak, adapun hal-hal yang patut kita pertimbangkan:
1. Dampak positif dan negatif yang akan ditimbulkan.
Pertimbangkanlah hal tersebut sebelum keputusan itu diambil lihatlah dampak positif dan negatifnya akan seperti apa pada kehidupan kita, juga tanyakan pada diri apakah kita sudah siap menerima dampak negatif atas keputusan yang kita ambil?
2. Pengalaman orang-orang sekitar
Berbagi permasalahan yang kita hadapi kepada orang-orang yang kita percaya merupakan sebuah proses yang membantu kita dalam pengambilan sebuah keputusan. Pengalaman-pengalaman yang serupa yang pernah mereka alami bisa kita dengarkan , pertimbangkan, dan dijadikan bahan referensi ketika kita mengambil keputusan.
3. Resiko
Resiko akan selau ada dalam sebuah keputusan, salah dalam mengambil keputusan itu adalah manusiawi dan manusiawi itu hanyalah milik manusia. Jangan takut akan kesalahan karena dari sebuah kesalahan kita bisa belajar untuk lebih baik lagi, setidaknya kita sudah menjadi orang yang berani. Percayalah sahabat dibalik resiko disitu ada rezeki..☺
5. Jadilah Berani
Ketika kita sudah siap dalam mengambil keputusan, berhentilah mendengarkan orang-orang yang membuatmu lemah atas keputusanmu. Jadilah dirimu sendiri dengan keputusanmu sendiri. Be brave sahabat
6. Pasrahkan Keputusanmu pada Sang Pencipta
Kita tidak pernah tau akan masa depan yang kita tahu hanyalah masa lalu, keputusan yang kita ambil saat ini sangat berpengaruh pada masa depan bukan pada masa lalu. Masa depan hanyalah milik ALLAH swt, percayalah padaNYA, pasrahkan, relakan dan ikhlaskan. ALLAH Maha Mengetahui..sedangkan manusia berada di ketidaktahuan.
" Orang yang selalu memikirkan akibat dari suatu keputusan atau tindakan, sampai kapanpun dia tidak akan menjadi orang yang berani" (Ali bin Abi Thalib)
Monday, May 9, 2016
Cara Ampuh Untuk Tidak Mengeluh
Mengeluh sebuah kata yang tidak
asing lagi di telinga, pada hakikatnya setiap manusia mempunyai keluhannya
masing-masing. Mengeluh merupakan salah satu tabiat dasar manusia seperti yang
tertulis didalam Al-Qur’an “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat
keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan
apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang
mengerjakan sholat.” (QS Al-Maarij: 19-22). Ada beragam cara manusia
mengekspressikan keluhannya:
- Update Status (BBM, WA, FB dll) (Mengeluh Kekinian)
Tidak sulit
untuk menemukan orang dengan type seperti ini. Sosmed seringkali menjadi tempat
mengeluh dan sarana berbagi keluhan. Ntah itu keluhan keuangan, akademik,
perasaan, cuaca, dan keadaan diri. Contohnya nih, ketika hujan mengeluh “
Aduuuuh hujan”, ketika panas mengeluh“Aduuuuh panas ” terus maunya apa ??
2. Mengirim
pesan via SMS/ sosmed ke teman (Mengeluh agak Jadul)
Type yang ini
juga tidak kalah banyak didalam kehidupan. Seringkali, type ini hanya mengirim
pesan berupa keluhan. “Lapaaaaaarrrrrr”, “Geraaaaaahhh”, “Hausssss”. Padahal
kalau lapar tinggal makan, kalau gerah tinggal kipas-kipas, kalau haus tinggal
minum. Kenapa jadi repot ???
3. 3. Mengeluh
ke temannya sendiri (Mengeluh Lawas)
Nah, untuk type
ini type yang sudah ada sejak bahasa diciptakan. Keluhan ini terjadi ketika dua
orang atau lebih sedang mengobrol secara face to face. Acapkali, type yang satu
ini mengeluh dengan berekspressi. Contohnya nih, “Addduduuuuhh aku lapar ”
dengan ekspressi wajah sedih dan tangan memegang perut. “Kepala aku pusiiiiinggg, perut muaaalll,
menggigil, batuk” dengan ekspressi wajah kesakitan, memegang kepala, perut ,
wajah terlihat pucat pasi dengan badan menggigil. Nah, kalau kejadiannya
seperti ini jangan hanya mengeluh ke teman saja tapi segera ajak teman anda
pergi ke dokter dan beritahukan keluhanmu.
Nah, itulah beberapa macam
keluhan berdasarkan type dan medianya. Pada hakikatnya memang mengeluh tidak
dilarang tapi mengeluh juga tidak dianjurkan karena menyebabkan kepusingan bagi
yang melihat dan mendengarkannya, untuk mengurangi keluhan atau mengeluh saya
memiliki beberapa tips yang cukup manjur bagi orang yang bersungguh-sungguh
mengamalkannya.
- Berkomitmen untuk tidak mengeluh di tempat umum (Sosmed)
Mengeluh boleh
saja akan tetapi biarkan kita dan Allah SWT yang tahu apa keluhan dan
kegundahan hati kita, tidak perlu diumbar atau dipublikasikan karena sekalipun
dipublikasikan orang lain hanya mampu mengatakan “Sabar ya.”
- Perbanyak bersyukur daripada mengeluh
Banyak orang yang
mengeluh akan kehidupannya, padahal disisi lain orang-orang menginginkan
kehidupan yang kita keluhkan. Pernah mendengar istilah ini “ Hidup yang kita
keluhkan terkadang adalah hidup yang orang lain inginkan. Mau nggak kehidupanmu
direbut orang lain ?. So,“Nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan ?” (Qs. 55:
16)
- Berkomitmen untuk mengikuti gerakan SKSC (Satu Keluhan Satu Cubitan)
Nah gerakan ini
bisa dibangun antara dua orang yang sama-sama tukang mengeluh, setiap orang dari anggota SKSC yang mengeluh
kepada anggota lain mendapatkan satu cubitan. Dua kali mengeluh dua kali cubitan.
Tiga kali mengeluh tiga kali cubitan. 100 kali mengeluh 100 kali cubitan.
Memar-memar daaahhh
- Berkomitmen untuk membangun gerakan Satu keluhan bernilai Rp. 1000
Nah gerakan yang
satu ini merupakan tips terakhir untuk menghindari keluhan, setiap orang yang
mengeluh harus menyisihkan uang Rp. 1000 untuk di infakkkan. Satu kali mengeluh
bernilai Rp. 1000, dua kali mengeluh Rp.2000. Seribu kali mengeluh Rp. 1000.000
kawaannss
Adapun keuntungan kita ketika
kita tidak mengeluh adalah terbebas dari muka masam para sahabat, menjadi hamba Allah yang senantiasa bersyukur atas
ketentuan dan nikmat-Nya, dan terakhir tidak menjadi bahan pembicaraan di belakang
panggung. Sekian tips yang bisa saya tulis, semoga ini menjadi nasihat untuk
penulis juga bermanfaat bagi pembaca, dan marilah kita menjadi hamba-hamba yang
senantiasa bersyukur. “.... Sesungguhnya
jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari
(nikmat-ku), maka sesungguhnya azabku sangat pedih.” (Qs. 14:7)
Monday, May 2, 2016
Fakta seorang Muslimah..
Ketika seorang muslimah menolak untuk mengirim foto kepada lawan jenis, bukan berarti ia adalah makhluk yang sombong, tapi ia hanya ingin memberikan kecantikan seutuhnya hanya untuk suaminya kelak, tidak untuk diumbar atau dipamerkan...
Ketika seorang muslimah tidak membalas chat /sms dari
seorang pria, bukan berarti dia sok jual mahal. Tapi sekuat tenaga ia menjaga hatinya agar tidak
ternoda dari cinta yang tak seharusnya ..
Ketika seorang muslimah tidak mengangkat telepon dari
seorang pria, bukan berarti ia keterlaluan. Tapi sebisa mungkin dia menjaga
diri untuk tidak berkhalwat..
Ketika seorang muslimah mendiamkan/melepaskan pria yang
mencintainya, Bukan berarti ia tak cinta, tapi ia membutuhkan
kepastian dengan pernikahan...
Ketika seorang muslimah menundukan pandangan, bukan berarti ia mencari uang yang hilang. Tapi sebisa mungkin ia menghindar dari
pandangan-pandangan yang tak seharusnya...
Ketika seorang muslimah jatuh cinta, bukan berarti ia harus
mengekspresikan cintanya. Tapi sebisa mungkin ia menyembunyikannya sampai tepat
pada waktunya...
Ketika seorang muslimah melakukan ini semua, bukan berarti
ia sok suci atau sok alim. Tapi sebisa mungkin ia berusaha untuk taat kepada Illahi
Robbi..
Wahai muslimah jangan kau gadaikan kehormatanmu hanya untuk
seseorang yang tidak pasti, seseorang yang tidak ingin memperjuangkanmu..
Wahai muslimah menjaga kehormatan memang sulit tapi
percayalah ketika semua tujuan kita hanya untuk Allah, Allah akan menuliskan
skenario terbaik dalam kehidupan..
Wahai muslimah bersabarlah.. kelak akan ada seseorang yang
memperjuangkanmu menuju jannah dengan
bingkai pernikahan. ^_^
Friday, March 15, 2013
Introvert itu luar biasa
Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata
introvert (orang pendiam)?
1.
Nggak
gaul
2.
Jadul
3.
CUPU
4.
Aneh
5.
Atau
bahkan horror?
Yah, begitulah image yang menempel pada sosok
introvert..
Orang
Pendiam atau yang dikenal dengan sebutan introvert memang memiliki seribu
alasan kenapa mereka pendiam , akan tetapi acapkali orang-orang menganggap kehadirannya itu tidak ada, atau
bahkan menganggap si iin (sebutan bagi introvert) hanyalah sebentuk patung yang
bernyawa, yang kurang lebih kehadirannya
hanya sebagai penghias di tengah, atau dipinggir teman-temannya. Ya,
begitulah nasib si iin memang terdengar sedikit kejam, but it is real..
Tahukah
kalian orang introvert itu tidak sepeti apa yang saya sebutkan diatas, nggak
gaul, jadul atau apalah sebutan unik
lainnya, oh tidaakkk.. Orang pendiam
itu gaul lhoooo, you must know ketika mereka sendiri mereka akan mencari teman
yang tidak bisa bicara tapi bermanfaat
sepeti buku, atau internet untuk menemani
mereka dalam kesendirian untuk menghabiskan waktu mereka. Dalam sifat pendiamnya
diam-diam mereka tau rumus phytagoras, mereka hafal sistem periodik unsur,
mereka bisa membedakan voiced dan voiceless bahkan dalam keintrovertannya
mereka menyimpan 1000 vocabulary dan tentu mereka tahu berita yang sedang trend
saat ini they know it ,secara
temannya buku ,si jendela dunia dan sahabat internet si serba tahu. It is amazing, right ?
Menurut seorang ahli psikologi,
orang introvert dapat sukses dalam bidang yg dia geluti asal memiliki motivasi diri,
manajemen diri, self awareness, serta berinteraksi dengan masyarakat dan
lingkungan sekitar.
Sosok introvert ini meski seringkali dianggap aneh tapi tanpa mereka dunia akan
kekurangan sosok ilmuwan, musisi, seniman, penyair, pembuat film, dokter, matematikawan,
penulis, dan filsuf. Sosok introvert ini apabila menekuni suatu bidang bisa
jadi dia akan ahli di bidang tersebut karena sifatnya yang lebih dipengaruhi
oleh dunia subjektif. Beberapa tokoh yang terkenal seperti Mahatma Gandhi, Albert
Einstein, Michael Jordan, J. K. rowling, Bill gates, Steven spielberg merupakan
introvert. Kaum introvert memang tidak pandai berkomunikasi, sehingga potensi yang
dimilikinya tidak terlihat segera. Meski demikian, orang introvert dapat
terbuka dan lepas ketika menemukan seseorang yg cocok dengan dirinya. Tidak
seperti orang ekstrovert yang bisa bergaul dengan siapa saja, orang introvert
membutuhkan kenyamanan saat berteman. Introvert cenderung berpikir sebelum berbicara, sedangkan orang ekstrovert berpikir ketika berbicara.
Introvert atau ekstrovertkah
dirikita yang pasti kita harus be your self,
be your self, and be your self.
Introvert bukan orang yang hina bukanlah patung yang bernyawa buanglah rasa putus asa, minder
karena kita semua sama di mata Allah SWT. Yakinlah bahwa introvert bukan hanya
penghias dunia tapi pengubah dunia.
Sumber :
Pengalaman pribadi
http://kemuh.com
Sunday, February 10, 2013
Cerita Motivasi Hidup
Kadang kita bertanya dalam hati
dan acapkali kita menyalahkan kehendak Allah..” Apa yang telah saya lakukan
sehingga saya mengalami semua ini? “ atau “ Mengapa Allah membiarkan semua ini
terjadi padaku?” Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak
berjalan seperti yang diharapkan. Dia
mendapat nilai jelek dalam rapornya , putus dengan pacarnya, dan sahabat
terbaiknya pindah keluar kota. Saat itu ibunya sedang membuat kue dan menawarkan
kepada anaknya untuk mencicipinya, dengan senang hati si anak berkata, “I Love Your Cake.”
“ Nih cicipi mentega ini,”Kata ibunya menawarkan.
“yaiks,” Ujar anaknya.
“Bagaimana dengan telur mentah?”
“You’re kidding,mom.”
“Mau coba tepung terigunya?”
“mom, semua itu menjijikan.”
Lalu ibunya menjawab , “ya, semua
itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu persatu. Tapi jika
dicampur menjadi satu melalui satu proses yang benar akan menjadi kue yang
enak.” Allah pun demikian . Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita
melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan ? Namun, Allah tahu jika
Dia membiarkan semuanya terjadi satu persatu sesuai dengan rancangan-Nya .
Segala sesuau akan menjadi sempurna tepat pada waktunya. Kita hanya perlu
percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup ini. Allah teramat
sangat mencintai kita Dia mengirimkan bunga setiap musim dan sinar matahari
setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan kita, Dia ada
setiap saat kita membutuhkan-Nya. Dia ada di setia tempat dan Dia memilih untuk
berdiam di hati kita.
Salah
satu yang menjadikan kita harus selalu optimis dan tidak berputus asa adalah
kehidupan dunia ini yang diciptakan Allah sedemikian manisnya . Dengan
ketidaktahuan kita tentang meninggal dan dunia kiamat maka menjadikan kita
selalu bijak dan arif. Karena ketidaktahuan itulah kita harus selalu waspada
untuk tidak berbuat hal-hal yang negatif dan berdosa.Jangan – jangan sekali
waktu anda berbuat negatif dan besoknya meninggal atau kiamat. Nabi Muhammad SAW
seperti diriwayatkan oleh imam ahmad , “
Apabila kiamat telah datang dan apabila di tangan kalian ada benih maka
tanamlah benih itu. “ Jangan pernah berhenti menaburkan kebaikan kepan pun
dan dimana pun.
Cerita
di atas dapat anda jadikan ilham bahwa proses belajar bisa terjadi di mana saja
dan melalui media perantara apa saja. Karena sesungguhnya hidup itu adah proses
belajar dan berjuang tanpa batas hidup yang benar, belajar yang benar, dan
bergaul yang benar. Belajar menghitung maka menghitunglah, belajar menulis maka
menulislah. Belajar berenang maka berenanglah , belajar bahasa maka bicaralah.
Belajar BERUBAH maka BERUBAHLAH.
Thursday, January 24, 2013
Apakah Rasa Itu?
Terkadang setiap manusia mempunyai perasaan yang fitrah, perasaan yang tidak bisa ditolak ketika ia datang maupun ketika ia pergi. Perasaan itu muncul tanpa diduga membawa kebahagiaan bersamanya, akan tetapi ketika ia pergi meninggalkan luka dan kesedihan. Memang semua itu adalah hal yang wajar untuk kita selaku umat manusia. Terkadang ada sebagian orang yang bertanya kenapa rasa itu harus ada jika ia hadir hanya untuk menyakiti? Manusia seringkali hanya ingin bahagia tanpa ada derita. Itu tidak adil bukan? tidak ada kejadianpun tanpa ada hikmahnya, percayalah jika setiap kejadian yang terjadi, setiap air mata yang menetes, bahkan setiap senyum yang tergores indah dibibir. Di balik semua itu ada rencana indah dari sang pemilik rasa. Kenapa rasa itu harus ada jika untuk menyakiti? jawabannya karena Allah ingin makhlukNya belajar ikhlas atas ketentuanNya. Ya ketentuanNya, ketentuan dimana rasa itu tidak bisa berlabuh, ketentuan dimana dia bukan orang yang tepat untuk berbagi rasa. Karena rasa itu terlalu indah untuk diberikan kepada orang lain selain kepada sang pemilik rasa. Apakah perlu kita menangis atas rasa itu? ya menangis adalah salah satu cara mengikis kepedihan karena dengan air mata rasa itu bisa tergenang dan menghilang. Tapi jangan terlalu berlarut untuk terus meneteskan air mata, kenapa? karena air matamu di ciptakan bukan hanya untuk menangisi rasa itu. Ingatlah air mata karena dosa lebih indah dari pada air mata karena rasa.
Subscribe to:
Posts (Atom)





