Thursday, January 24, 2013
Apakah Rasa Itu?
Terkadang setiap manusia mempunyai perasaan yang fitrah, perasaan yang tidak bisa ditolak ketika ia datang maupun ketika ia pergi. Perasaan itu muncul tanpa diduga membawa kebahagiaan bersamanya, akan tetapi ketika ia pergi meninggalkan luka dan kesedihan. Memang semua itu adalah hal yang wajar untuk kita selaku umat manusia. Terkadang ada sebagian orang yang bertanya kenapa rasa itu harus ada jika ia hadir hanya untuk menyakiti? Manusia seringkali hanya ingin bahagia tanpa ada derita. Itu tidak adil bukan? tidak ada kejadianpun tanpa ada hikmahnya, percayalah jika setiap kejadian yang terjadi, setiap air mata yang menetes, bahkan setiap senyum yang tergores indah dibibir. Di balik semua itu ada rencana indah dari sang pemilik rasa. Kenapa rasa itu harus ada jika untuk menyakiti? jawabannya karena Allah ingin makhlukNya belajar ikhlas atas ketentuanNya. Ya ketentuanNya, ketentuan dimana rasa itu tidak bisa berlabuh, ketentuan dimana dia bukan orang yang tepat untuk berbagi rasa. Karena rasa itu terlalu indah untuk diberikan kepada orang lain selain kepada sang pemilik rasa. Apakah perlu kita menangis atas rasa itu? ya menangis adalah salah satu cara mengikis kepedihan karena dengan air mata rasa itu bisa tergenang dan menghilang. Tapi jangan terlalu berlarut untuk terus meneteskan air mata, kenapa? karena air matamu di ciptakan bukan hanya untuk menangisi rasa itu. Ingatlah air mata karena dosa lebih indah dari pada air mata karena rasa.
Saturday, November 3, 2012
Cerpen Inspiratif
Jangan Menangis Lagi Bu, Aku Mohon..
Ramadhan kali ini, aku merasa ini adalah ramadhan yang berbeda dari ramadhan sebelumnya, hanya aku dan orang tuaku yang kini menempati rumah tua pelindung jiwa yang berdinding cat usang, dan bertembok retak. Aku tinggal dengan ditemani kebahagiaan. Bagiku rumahku adalah tempat ternyaman yang pernah aku tinggali seburuk apapun rumahku, serusak apapun rumahku, sekacau apapun rumahku inilah surga bagiku.
Aku adalah anak bungsu dari tiga bersaudara namaku lisna , usiaku kini 19 tahun, dan aku adalah salah satu mahasiswi di universitas swasta. Aku termasuk sosok seorang introvert yang cenderung pendiam dan tertutup .Aku hanya mempunyai dua orang kaka yang sudah tidak tinggal bersama dan tentunya mereka mempunyai kehidupannya masing-masing. Ramadhan kali ini aku sangat merasa kesepian tak ada senyum, tak ada canda hanya mengunci bibir dan berdiam. Sesosok kaka perempuan yang selalu menghiburku yang selalu memberi candaan segar kini telah pergi jauh terpisah oleh hamparan biru nan jauh di pulau Sumatra sana. Orang tuaku jarang mengajakku bicara, apalagi bercanda. Sekalipun mereka bicara hanya kata “ Tolong dong beliin ini atau itu,” yang keluar dari mulut mereka.Yah begitulah orang tuaku .Sekalipun orang tuaku begitu, rasa sayangku pada mereka takkan pernah hilang ataupun melemah.
Suatu hari tepat dipertengahan ramadhan aku melihat ibuku menangis, aku melihat tetesan air mata yang terus menerus jatuh dari kelopak matanya,belum pernah aku melihat ibu seperti ini. Sosok tegar ibuku seolah telah hilang. Akhirnya aku beranikan diri untuk bertanya pada ibuku
“ Ibu kenapa? Lisna salah ya sama ibu?”, ucapku.
“ Nggak nak, ini semua bukan kesalahan kamu”jawab ibuku sembari mengusap air matanya.Dan tiba-tiba aku mendengar suara gaduh diluar sana..
“Brakk..”terdengar suara pintu yang dibanting dengan keras..
“Heh kamu sebagai suami itu mikir, mau lebaran nggak punya duit suami macam apa,”maki kaka iparku pada suaminya yang tak lain adalah kaka kandungku sendiri. Ibuku semakin larut dalam tangisannya dan tak mampu mengucap sepatah katapun hanya tetesan air mata yang menjadi saksi ketidakberdayaan ibuku.
“Bu, lihat menantu macam apa dia, kurang, kurang dan kurang terus,”ucap kakaku dengan mata yang memerah menahan amarah yang begitu besar. Ibuku lagi-lagi hanya diam mengunci bibir, dan hanya membiarkan air matanya yang berbicara.
“kamu yang suami macam apa ,masa sehari Cuma 50.000 cukup buat apa?Aku kira keluarga ini kaya eh ternyata kere juga.. nyesel bu, aku nikah sama anak kamu yang nggak ada duitnya,”ucap kaka iparku.Aku hanya mampu berdiam mematung mendengar ucapan kaka iparku yang tak pantas untuk di ucapkan di depan ibuku.Mungkin inilah penyebab ibu menangis gumamku dalam hati.
“Teh,jaga dong ucapannya nggak lihat ibu lagi nangis? 50.000 itu cukup buat sehari, mau makan daging sapi tiap hari apa?atau mau makan baju tiap hari?harusnya teteh bersyukur , itu lebih dari cukup . inget teh sekarang bulan ramadhan bulan yang penuh berkah dan ampunan. Dan satu lagi ..Inget durhaka pada suami itu adalah dosa besar, karena ridho suami adalah ridho Allah juga,”Ucapku ..
“ Tahu apa kamu anak kecil? Ibu, pokoknya aku ingin cerai secepat mungkin, aku udah nggak tahan,”ucap kaka iparku sembari pergi meninggalkan ibuku yang terus menangis. Dan kakaku yang dari tadi diam seribu bahasa kini pergi meninggalkan ibu tanpa menenangkannya. Aku sedih melihat ibuku seperti ini yang terus menerus menangis , tidak makan, tidak minum, hanya menangis dan menangis. aku berusaha membujuknya,menghiburnya, tapi hasilnya nihil. Hanya tangisan dan tangisan yang ibu tunjukkan padaku, ayahkupun sudah tak mampu lagi membujuk ibuku yang terus menerus menangis.
“Lis, ibu salah apa? Kenapa Allah terus menguji ibu? Begitu banyakkah dosa ibu?ucap ibuku sembari menangis.
“ Ibu jangan nagis terus dong ,kan masih ada lisna yang selalu menjaga ibu,”Ucapku tulus penuh senyuman.
“Lis, biarkan ibu sendiri yah..,”Ucap ibuku. Yah semuanya sia-sia gumamku dalam hati.
Semenjak kejadian itu aku terus berpikir aku anak yang tidak berguna , aku tidak bisa membuat ibuku bahagia karenaku, aku tidak bisa menjadi sosok anak yang berharga di matanya. Setiap hari aku berusaha dan terus berusaha memmbuat ibu untuk tersenyum kembali. Tapi tetap hasilnya nihil. Beberapa hari kemudian akupun jatuh sakit nafasku sesak, seolah tak mampu lagi bicara walaupun hanya sepatah kata , jantungku terasa sangat sakit untuk berdetak, punggungku terasa sangat sakit seolah pisau menancap, Ya Allah aku sakit apa? Gumamku dalam hati . Aku tak berani untuk mengatakan itu semua pada ibu, diam menjadi pilihan pada saat itu.
Haripun berganti dan ibu masih seperti itu, ibu masih menangis, ibu masih terdiam. Dan hari itu kondisiku memburuk aku tak sadarkan diri di depan ibuku, aku tidak ingat apa-apa lagi kecuali wajah ibuku yang terakhir aku lihat. Ketika aku terbangun aku melihat ibu menangis lagi,menangis ,menangis dan terus menangis. aku sungguh benci kata itu.
“Nak, kenapa kamu nggak bilang kalau kamu sedang sakit?,”ucap ibuku memandang wajahku yang tengah terbaring lemas. Pada saat itu aku hanya terdiam karena nafasku benar-benar terasa sangat sesak.
”Nak kita ke dokter yah, biar cepat sembuh,”ucap ibuku.
Akhirnya aku dan ibuku pergi ke dokter umum terdekat, aku ditanyai berbagai macam pertanyaan yang membuatku cukup susah payah menjawabnya sesak nafasku tidak kunjung membaik pada saat itu.Dan dokter menyuruhku pergi ke dokter penyakit dalam yang cukup jauh dari rumahku, dan alhamdulilah sampai saat itu aku masih kuat untuk berpuasa Allah telah memberi kekuatan yang luar biasa pada hambaNya. Keesokan harinya aku pergi ke dokter tersebut ditemani ibuku , aku melakukan beberapa tes yang membuatku terasa sangat lelah, dan hampir tak sadarkan diri.
“Dok, sebenarnya saya sakit apa?,” tanyaku penuh dengan rasa ingin tahu.
“iya dok anak saya sakit apa?,”tanya ibuku dengan raut wajah yang sangat tegang.
“Anak ibu terkena penyakit lemah jantung,”ucap dokter tersebut . Mendengar pernyataan itu sontak akupun tak sadarkan diri, aku tak tahu apa yang terjadi disana, aku tak ingat apa-apa, yang aku ingat ibuku menangis. Ya, ibuku masih menangis...
Pagi itu aku terbangun dari tidur yang cukup panjang, aku melihat ada selang infus yang menempel di lenganku,dan selang oksigen terpasang dihidungku. Disana aku melihat ibuku menangis, masih tetap menangis seperti dulu.. “ibu, jangan menangis lagi ,aku sakit melihat ibu menangis,”ucapku lirih..
“Alhamdulilah kamu sadar nak,iya sayang ibu nggak akan nangis lagi,asalkan kamu sehat..”ucap ibuku sembari mengusap kepalaku dan tersenyum. Ibuku tersenyum?akhirnya setelah beberapa hari aku bisa melihat senyum ibuku, senyum yang aku rindu, senyum yang aku tunggu, senyum tulusmu telah kembali,ibu aku mencintaimu, . Alhamdulilah ya Allah dibalik musibah ini, aku menemukan senyum ibuku kembali, setelah sekian lama aku menunggunya ,senyummu senyumku ibu. Jangan menangis lagi bu, aku mohon..
Ibu kau mencintaiku seperti bulan yang tak pernah lelah menyinari gelapnya sang langit malam..
Ibu kau mencintaiku seperti embun dipagi hari yang selalu memberi kesejukan..
Ibu kau mencintaiku seperti udara yang takkan pernah habis sampai kelak nyawamu terpisah pada raga..
Ibu aku mencintaimu sebagaimana aku mencintai diriku sendiri,,,
Ibu aku mencintaimu karena Allah...^_^
Ditunggu kritik dan sarannya :)
Pacaran Vs Taaruf
Bismillahirrahmanirrahim...
Assalamualaikum wr wb
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga antum wa antumna dalam keadaan yang luar biasa sehat, sehat jasmani , rohani, dan tentu sehat pikirannya .Dan Semoga antum wa antumna berada dalam naungan cinta Allah SWT, dan dalam limpahan kasih sayangNya yang takkan pernah habis bagi kita selaku umatNya aamiin
Ekhm,, Alhamdulilah yah sampai saat ini Allah masih berkenan menyimpan ruh pada raga yang berlumur dosa ini sehingga penulis mampu menulis sebuah karya yang insa Allah ada manfaatnya untuk para pembaca aamiin..
###
“Lis taaruf itu pacaran islami ya?” heeeyyy ngarang banget mana ada pacaran islami ,ada juga pacaran sesudah menikah itu halal hukumnya..” terus taaruf apa, bukannya itu juga ajang mencari jodoh?”..Zaman sekarang memang banyak orang yang menyalah artikan makna Taaruf, makna taaruf yang sebenarnya adalah berkenalan. Nah Tujuan berkenalan disini itu bukan hanya untuk mencari jodoh, akan tetapi untuk menjalin sillaturrahim dan ukhuwah. Ngomong-ngomong pada tahu nggak nih artinya ukhuwah? Sekedar informasi tambahan biar pada pinter dan gahoolll. Kata ukhuwah itu berasal dari bahasa Arab yang artinya persaudaran. Ukhuwah itu sendiri terdiri dari beberapa macam, nah untuk yang ini di bahasnya kapan-kapan ya hee...
Kalo misalnya nih manteman semua mau taarufan, itu nggak bisa seenaknya .. harus dengan aturan-aturan yang syar’i yang tidak boleh mengarah pada kemaksiatan atau kesan main-main.
Contoh jeleknya gini nihh...
“Neng, abang boleh kenalan gk neng? Neng mani geulis ih udah punya suami belum? kalau belum boleh dong “(Diharapkan contoh jelek ini tidak ditiru karena berbahaya bisa-bisa kena timpuk^_^)
“Kenalan aja sono ama Tembok ”.. heehee nah itu contoh super jeleknya..
Untuk adab- adab taaruf yang baik itu, nggak banyak koq Cuma satu, dua, tiga , sepuluhlah.... nah disini penulis akan berbaik hati (narsis dikit..hee) membahas adab-adab taaruf kepada lawan jenis ..:
1. Tidak boleh berdua-duan ( Di tempat terang aja nggak boleh apalagi di tempat gelap nohh dengerin)
2. Tidak boleh bepergian tanpa disertai mahram atau tanpa adanya pengawasan dari orang tua atau keluarga.
3. Tidak boleh berpegangan tangan dan lebih dari itu (Noh dengerin pegangan tangan aza nggak boleh apalagi yang lain)
10. Tetap menjaga hukum/batasan yang Allah tetapkan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya.
Rasullulloh Saw di dalam Sebuah hadis..
“Janganlah salah seorang diantara kalian berduaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya) karena setan adalah orang ketiganya, maka barangsiapa yang bangga dengan kebaikannya dan sedih dengan keburukannya maka dia adalah seorang yang mukmin." (HR. Ahmad, sanad hadits ini shahih).
Selain itu apabila manteman ingin tau caranya Taaruf untuk pernikahan, kan yang diatas itu adabnya nooh, nah ini cara-caranya.. Bagi yang mau Nikah bisa dicoba...
1. Saling tukar menukar data diri, nama, alamat, tempat tanggal lahir, nama orang tua, suku, hobi, dan lain-lain yang dianggap wajar sebagai perkenalan pertama. Plus foto masing-masing.
2. Jika dari data pertama tersebut, jika kedua pihak setuju, maka pertemuan dilanjutkan sesuai kesepakatan untuk berjumpa pertama kali atau "melihat". Yang kita sebut "melihat" inilah yang sebenarnya sesuai sunnah Nabi SAW, sebab Beliau SAW ketika salah seorang menyatakan akan menikah dengan si fulanah, beliau bertanya apakah sudah pernah melihat fulanah tersebut? Kemudian Beliau menganjurkan sahabat tersebut untuk melihatnya, dengan alasan: "karena melihat membuat engkau lebih terdorong untuk menikahinya". Kira-kira demikian. Yang disebut "melihat" ini biasanya dilakukan dengan ditemani orang lain, sesama wanita dari pihak wanita (atau mahramnya yang pria) dan si pria bisa sendiri atau dengan orang lain.
3. Dalam pertemuan pertama tersebut fungsinya membuktikan data foto. Bisa jadi dalam pertemuan tersebut satu sama lain saling bertanya tentang hal-hal yang perlu diperjelas.
4. Seringkali pertemuan tsb dilanjutkan dengan "hubungan" selanjutnya dengan maksud memperjelas perkenalan, yaitu mungkin dengan (1) surat menyurat (2) sms atau telepon (3) atau pertemuan lain dengan komposisi yang sama dan tidak ada unsur zina. Dalam langkah selanjutnya ini umumnya yang dilakukan adalah mendetilkan perkenalan.
5. Jika saling setuju, maka selanjutnya kedua pihak mulai melibatkan ortu, kadang juga ortu terlibat sejak awal, namun biasanya jika sudah melibatkan ortu itu artinya mulai bicara teknis pernikahan.
6. Jika sudah bicara teknis artinya sudah dalam proses menuju pernikahan atau dengan kata lain si wanita sudah dilamar dan tak boleh dilamar pria lain. Seringkali kami juga menganjurkan agar kedua pihak (pada tahap antara nomer 4 dan 5) untuk saling tukar data lebih jauh, misalnya keduanya masing-masing membuat semacam surat perkenalan yang menceritakan tentang diri masing-masing, misalnya kisah singkat tentang dirinya atau tentang hobinya dsb. Ini ijtihad saja yang intinya untuk memberi kesempatan atau sarana bagi kedua pihak untuk taaruf. Bisa juga anda mengembangkan cara-cara lain. ..
Nah itulah cara-caranya barangkali ada yang mau taarufan bisa mengikuti cara-cara di atas, tanpa ada unsur kemaksiatan dan unsur zina.. Ok..
PACARAN VS TAARUF..
Nah untuk yang ini, sudah jelaskan taaruf dan pacaran itu berbeda di mulai dari caranya dan adabnya..
Untuk pacaran memang tujuan akhirnya adalah menikah, akan tetapi caranya itu lhooooooooooo yang cenderung mendekati zina. Sudah jelaskan dikatakan bahwa..
“ Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(Al isra ayat 32)..
Nah untuk taaruf sendiri, dilakukan oleh perantara,dalam proses taaruf itu kita diperantarai dulu oleh orang yang kita percaya ,pada murrobi ataupun guru ngaji kenapa sih nggak langsung aja?kenapa sih harus pake perantara?jawabannya agar dua orang yang taaruf itu tidak jatuh dalam aktifitas pacaran. Dan dengan tujuan, proses pernikahan itu bisa lebih di segerakan.cukup jelaskann?semoga belum...^_^
Gimana kesimpulannya Taaruf atau pacaran nih? Taaruf yaaa jangan pacaran..ok, ok ^_^
Manteman yang baik hati, terima kasih ya atas waktunya.. yang telah bersedia membaca coretanku kali ini.. semoga bermanfaat, Dan ingatlah Jomblo itu nasib, single itu komitmen..hee:)
wassalam..
Thursday, November 1, 2012
Puisi tentang Indonesiaku..
Budayamu
Indonesiaku...
Indah permai negeriku indonesia,
Pesonanya merona dan merebak ke negeri disebelah sana,
Yang mampu menggodanya untuk memiliki keindahan budaya nan
indah dimata,
Pesona indonesia mampu membuat tangannya tergerak untuk
mencuri sang budaya.
Mengambil dan merebut budaya indonesia yang kaya,
Indonesiaku Kini teraniaya,
Satu persaatu budayamu telah pergi tanpa pamit,
Meninggalkan pemilik nyata dan menemui pemilik yang baru..
Kini Indonesiaku berduka, rakyatnya murka dengan ulah para
oknum dari negeri disebelah sana,
Bangkitlah Indonesiaku...
Rebut kembali bagian dari budayamu yang mereka bawa.
Bangunlah seperti macan yang dibangunkan ..
Jangan biarkan mereka tertawa dan mengklaim budaya kita
semua..
Usap air matamu,bangun, bangkit dan bawalah budaya kita pulang..
Indonesiaku..
Satukanlah rakyatmu untuk membawa sang budaya kembali,
Jangan biarkan sang budaya menjadi milik mereka,
Budaya itu milik kita bersama , yang kita jaga bersama dan
harus kita rebut bersama-sama.
Bangunlah wahai macan yang tertidur...bangun..
Bangkit, kejar, dan ambillah budaya ke tangan kami rakyat
Indonesia.
Thursday, September 27, 2012
Artikel inspiratif : Pacaran dan zina?
Bismillahirrahmanirrahim...
Alhamdulilah
yah..pada kesempatan ini penulis mampu menulis sebuah karya yang Insa Allah
bisa berguna untuk pembaca sekalian.(Resmi banget bahasanya^_^)...
Di zaman akhir
ini, di zaman yang sering disebut zaman modernisasi , zaman edan, zaman gaul,
atau zaman milenium (udah lewat kali bu....)sudah terbiasa dengan istilah
pacaran..waaw PACARAN? siapa sih yang nggak tahu istilah pacaran? mulai anak
SD, SMP, SMA, Mahasiswa, semua tahu atau seenggaknya pernah dengerlah istilah
pacaran kalo dalam bahasa sunda itu disebutnya bobogohan..nah kalau
menurut wikipedia bahasa Indonesia Pacaran merupakan
proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam
rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang
dikenal dengan pernikahan. Pada kenyataannya, penerapan proses
tersebut masih sangat jauh dari tujuan yang sebenarnya
(pernikahan). Manusia yang belum cukup umur dan masih jauh dari kesiapan
memenuhi persyaratan menuju pernikahan telah dengan nyata membiasakan tradisi
yang semestinya tidak mereka lakukan.Menurut persepsi yang salah, sebuah
hubungan dikatakan pacaran jika telah menjalin hubungan cinta-kasih yang
ditandai dengan adanya aktivitas-aktivitas perzinahan. Nah lhoo..Aktivitas
perzinahan? Bukankah dalam Al qur,an dikatakan
وَلَا
تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
“ Dan janganlah
kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang
keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(Al isra ayat 32)
Nah kalau
pacaran identik dengan adanya aktivitas-aktivitas perzinahan dan merupakan
suatu jalan yang buruk , kenapa harus malu nggak punya pacar? Toh Allah bersama
kita...Inget kita dilahirkan didunia ini memiliki pasangan masing-masing jangan
takut ketuker, nggak punya jodoh atau jodohnya di ambil orang buang jauh-jauh
semua pikiran itu...^_^ yang harus manteman pikirin itu bagaimana kita bisa
menjadi seseorang yang baik agar mendapatkan jodoh yang baik pula. Seperti
dalam ayat Allah penggalan surat An Nuur ayat 26 yang artinya..
“ Wanita-wanita
yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat
wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk
laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang
baik (pula).”
Selain itu aku
pribadi ingin memberitahukan sebuah rahasia untuk para siglewan dan singlewati
(Maksa banget)..ini dia rahasianya, apabila manteman ingin mendapatkan jodoh
yang sholeh, ataupun yang baik maka perbaikilah dan sholehkanlah diri
teman-teman terlebih dahulu... oleh karena itu manteman berusahalah menjadi
orang yang baik dan orang yang sholeh, nggak ada ruginya koq, tapi inget
niatkan karena Allah bukan karena jodoh...
Semangat
perubahan....\\(^_^)//
Pacaran
Dalam Islam
Pacaran dalam
islam itu gimana sih?pertanyaan yang aneh...dalam islam nggak ada istilah
pacaran,NGGAK ADA.. apalagi pacaran islami Ngarang
banget..pacaran ya pacaran, nggak ada pacaran islami ..kalo dalam islam ada
juga istilah “Taaruf”nah untuk taaruf di bahasnya kapan-kapan ya hee ...
Ngomong-ngomong
pada tau nggak nih pengertian zina, macam-macam zina dan hukuman untuk para
penzina ..kalau nggak tahu nggak gaul....:) nih ya aku kasih tahu sekilas
pengertian zina, macam-macam zina dan hukuman untuk para penzina.. biar pada
jera sama pacaran...simak baik-baik...Pengertian zina, zina itu yang pasti
sebuah perbuatan yang di larang oleh Allah, itu secara singkatnya, nah kalau
lebih lengkapnya zina itu adalah adalah perbuatan dosa besar yang berakibat
akan mendapatkan sangsi yang berat bagi pelaku, oleh karena itu untuk
menentukan bahwa seseorang telah berbuat zina dapat dilakukan dengan 4 cara
sbagaimana telah digariskan oleh rasulullah saw, yaitu : ada 4 orang saksi yang
adil, laki-laki, memberikan informasi yang sama mengenai:
tempat,waktu,pelaku,dan cara melakukannya.
Pengakuan dari
pelaku dengan syarat pelaku sudah baligh dan berakal. Menurut imam syafi’i dan
imam malik pengakuan cukup diucapkan oleh pelaku satu kali, namun menurut imam
abu hanifah dan imam ahmad pengakuan harus diulang-ulang sampai empat kali,
setelah itu baru dijatuhi hukuman.
macam - macam
Zina
a. Zina al-lamam
- Zina ain (zina
mata) yaitu memandang lawan jenis dengan perasaan senang.
- Zina qolbi
(zina hati) yaitu memikirkan atau menghayalkan lawan jenis dengan perasaan
senang kepadanya.
- Zina lisan
(zina ucapan) yaitu membincangkan lawan jenis dengan perasaan senang kepadanya
- Zina yadin
(zina tangan) yaitu memegang bagian tubuh lawan jenis dengan perasaan senag
kepadanya
b. Zina Luar
Luar Al-Lamam (Zina Yang Sebenarnya)
- zina muhsan
yaitu zina yang dilakukan oleh orang yang telah bersuami istri, hukumannya
adalah dirajam sampai mati.
- Zina gairu
muhsan yaitu zina yang dilakukan oleh orang yang belum bersuami istri,
hukumannya adalah didera sebanyak 100X dengan menggunakan rotan.
.
Wahh ternyata
banyak juga macam-macam zina... mungkin salah satunya tidak kita sadari kita
telah melakukan zina tersebut, astagfirullohaldzim...ampunilah kami hambamu ini
Ya Allah..
Memang
begitulah manusia makhluk Allah yang jauh dari kesempurnaan yang dekat
dengan dosa dan neraka, sebelum semuanya terlambat, sebelum ruh terpisah dari
raga, dan sebelum tubuh ini tidur untuk selamanya. Segera kita tinggalkan
larangan Allah dan lakukanlah apa yang Allah perintahkan.Hanya taubat yang
mampu mengembalikan kasih sayang Allah yang terhalang oleh dinding zina yang sangat
tebal, Karena Allah zat yang luar biasa Maha Pemaaf dan Maha Segalanya.
Duhai Allah
zat yang maha pemaaf,
Kami tahu
dosa kami tak terhitung sebagaimana debu yang bertebaran di bumiMu ini..
Kami tahu
kami hanyalah makhluk yang jauh dari kesempurnaan yang dekat dengan
kekhilafan..
Kami tahu
kami hanyalah makhlukMu yang telah banyak membantah ya Allah...
Ampunilah
dosa kami..Ampunilah dosa kami ..
Karena kami
adalah makhluk yang lemah tanpa kuasaMu ya Allah,,hidup dan mati kami ada di
tanganMu ya Allah..
Ampunilah
kami, ampunilah T_T
Diambil
Berdasarkan beberapa sumber yang dapat dipercaya.
Cerpen inspiratif: Orang tuaku pahlawanku (Pengorbanan Tiada Akhir)
Orang tuaku pahlawanku (Pengorbanan Tiada Akhir)
Tetes demi tetes air mataku terjatuh bening dari
kelopak mataku yang telah lelah untuk menangis. Hatiku yang biasanya
mampu memilih, kini telah berada dalam kebingungan akhir yang membuatku
merasakan apa itu bingung yang sebenarnya. Langkahku yang dulu berjalan
cepat kini mulai melemah dan mengendur meminta berbelok pada arah yang
berbeda..
Sosok orang tua itu , dia adalah ibuku orang yang selalu setia dengan membawa
senyum yang merekah, dengan tangan yang siap merangkulku disaat aku mulai
terjatuh, orang yang akan menyemangatiku disaat aku terpuruk, orang yang
akan selalu memberikan senyumnya disaat hatinya menangis, dia adalah ibuku
sesosok wanita yang kulitnya mulai mengeriput dengan tubuh yang sudah tidak
muda lagi, dengan rasa sakit yang selalu menemani masa tuanya beliau
tetap ada untuk memberiku kebahagiaan yang tiada akhir. Pernah suatu hari ibuku
bertanya
“nak kenapa kamu menangis?
Apakah kamu malu nak mempunyai ibu yang tidak punya seperti ibumu ini?”
“Masa Allah tak pernah sedikitpun bu, aku malu mempunyai sosok ibu sepertimu ..
aku bangga padamu ibu,aku bangga.. Aku malu pada diriku sendiri karena sampai
saat ini aku belum bisa memberikanmu kebahagiaan walaupun sedikit..” T_T
“Nak bahagiamu adalah bahagia ibu juga.”
Aku hanya mampu menangis , ketika mendengar jawaban ibuku yang benar-benar
tulus terlihat senyum ibuku menghias dalam ucapannya,.
Sosok orang tua itu, dia adalah ayahku yang selalu setia dengan cangkul
dipundaknya , berangkat pagi pulang petang hanya untuk menjemput sesuap nasi
untuk keluarganya, keringat yang bercucuran, dan matahari yang bersinar ganas
menyengat kulit ayahku tak pernah beliau hiraukan sedikitpun, beliau adalah
ayahku pria yang kulitnya sudah mengeriput dengan tubuh yang sangat kurus,
dengan batuk yang terkadang membuat ayahku merasakan sakit di dadanya beliau
tetap ikhlas mencari nafkah untuk kami keluarga yang sangat dicintainya. Kini
usia beliau sudah tidak muda lagi, dengan usianya yang senja beliau harus
menghidupi anak, menantu dan cucunya. Inilah hidup, penuh perjuangan yang tiada
akhir. Suatu hari dibawah terik matahari yang bersinas ganas diatas hamparan
hijau aku menemani ayahku..
“ Yah, istirahat jangan terlalu dipaksain”ucapku disaat aku memberikan kempis
air, bekal ayahku.
“nak, ayah nggak perlu istirahat yang ayah perlu kebahagiaanmu”.
Pada dasarnya setiap orang tua menginginkan kebahagiaan pada anaknya , akan
tetapi apakah setiap anak menginginkan kebahagiaan untuk orang tuanya?.
To be continue...
Fiksi..
Cerpen inspiratif..
Jilbabku Berawal dari Facebook
Jilbab..sebuah
kata yang membuatku berpikir berapa kali untuk menggunakan kain yang mengandung
sebuah komitmen dengan Allah SWT, pada
saat itu aku sangat enggan untuk menggunakan kain itu. Sebuah kain yang mampu
menyihirku merasakan betapa kolotnya diriku, apalagi di tambah baju yang kegedean,
rok yang kata orang seperti karung goni,kain kerudung yang panjang menutupi mahkota indah perempuan yang mampu
membuat kepalaku gatal-gatal, gerah, panas, rambut lepek, kutu ohhhh tidaaakkk...
Di
lingkunganku yang cenderung tidak menggunakan jilbab membuatku semakin nyaman
dengan penampilan jahiliyahku, dengan penampilanku yang seperti ini aku merasa
seperti perempuan yang cantik di mata kaum adam, dengan parfum yang mampu
tercium kemana-mana membuat rasa percaya diriku melambung tinngi, rambut
panjangku terurai indah menambah kadar kepercayaan diriku. Setiap kakiku
melangkah aku ingin para kaum adam memperhatikanku, melihat kecantikanku dan
terpesona dengan penampilan jahiliyahku..yaaa itulah aku isah masa lalu..isah
yang bodoh ,isah yang belum mengenal indahnya berjilbab, isah yang belum
mengenal cinta dari sang pemilik cinta.
Ceritaku ini mungkin tidak akan serumit rumus fisika,
seindah kata-kata majas dalam puisi cinta, ataupun sesedih ratapan sang
pujangga. Inilah cerita tentang hidupku yang mempunyai berjuta warna dalam
mencari cahaya sang pemilik cinta. Awalnya aku adalah sosok yang pendiam akan
tetapi karena pengaruh sahabat terbaiku, status jomblo dan hujatan
teman-temanku yang mengatakan kalau aku itu nggak gaullah, sok alim, sok jual
mahal, KUPER, nggak laku dan lain sebagainya. Semua itu mampu membuatku untuk
berusaha menyulap diriku menjadi sosok perempuan jahiliyah. Yang seharusnya aku
jauhi, pada saat itu aku sungguh mengingimkan seseorang yang bersedia mengisi
hatiku menulis lembaran cerita cinta dengan tulisan kebahagiaan bersamaku akan
tetapi dengan sosokku yang seperti ini, dengan penampilanku yang seperti ini, aku
merasa sangat minder bertemu dengan laki-laki. Dan suatu hari sahabatku
mengatakan mantra yang mampu menyihirku untuk merubah diriku menjadi sosok
perempuan jahiliyah di era modernisasi ini
“Isah sebenarnya aku kasihan lihat kamu
,disaat orang lain punya pacar kamu nggak, orang lain pergi jalan-jalan malam minggu
kamu dirumah terus, cobalah sah ubah penampilan kamu, kalau penampilan kamu
begini terus mana ada yang mau sama kamu.Coba lihat isah wajah kamu kusut,
rambut di kuncir, baju kaos, celana kolor, isah-isah..sebagai perempuan itu
harus dandan, pake minyak wangi biar cowok itu tertarik ma kita isah...nih ya
orang itu pertama kali itu menilai lewat penampilan nggak langsung menilai hati
percayalah sah pacaran itu menyenangkan, ada orang yang sayang sama kita, ada orang
yang cinta sama kita, ada orang yang perhatian sama kita, ada orang yang selalu
ada disaat suka dan duka, ada orang yang mau berkorban buat kita, menyenangkan
kan sah?makannya ubah penampilan kamu biar cowok mau sama kamu” ucap Yuli
Aku hanya manggut-manggut mendengarkan penjelasan Yuli
yang mampu mempangaruhi jiwa dan menyihirku untuk melakukan semua hal itu. Hal
bodoh yang pernah aku lakukan selama menginjak dunia yang penuh kebahagiaan
yang semu ini, yang mengimingi-imingi senyum sesaat dan menjadikan cinta
manusia sebagai alasan kebahagiaan abadi.
Sejak saat itu akupun berpikir untuk mengubah
penampilanku yang aku pikir mampu membuatku terlihat lebih cantik di mata
laki-laki, aku berubah seperti perempuan jahiliyah, yang bangga memperlihatkan
aurat yang tidak semestinya aku perlihatkan, aku bertabarruj secara berlebihan,
aku bangga dengan wewangian yang menyengat yang mampu tercium oleh banyak
orang, aku senang laki-laki menatapku, aku bangga laki-laki mendekatiku, ya
Allah sungguh hina hamba pada saat itu. Aku malu padamu ya Allah, aku malu.
Hanya demi menyandang stautus Pacaran aku rela melakukan
semua hal itu, bodoh, bodoh, bodoh. Itulah kata yang sering aku ucapkan ketika
mengingat semua kebodohan yang pernah aku lakukan, aku berusaha agar laki-laki
mencintaiku dan mau menjadi pacarku, Akupun jadi sering keluar rumah, main di
tempat yang ramai keluar malam dengan sahabatku, hanya untuk satu tujuan pacar,
laki-laki, cowo, pria, ntah apa sebutannya lagi.
Selang beberapa minggu aku mendapatkan apa yang aku
impi-impikan, seorang pacar yang akan mengisi lembaran kosong dihatiku. Seorang
pacar yang akan menemaniku di saat aku galau. Aku sungguh mencintainya bahkan
aku mencintainya melebihi aku mencintai penciptanya.Pada saat itu di hatiku,
dipikiranku, ditidurku, dilamunanku ,
just him in my mind. Yang lebih parahnya lagi aku melupakanNYA, ya aku
melupakanNYA. Aku lupa indahnya sholat, aku lupa indahnya bermunajat, aku lupa
indahnya melantunkan ayat cintanya. Sampai-sampai aku nggak peduli orang tuaku terus-terusan
memarahiku karena aku tidak pernah lepas dari Handphone dan melupakan semua
tugasku dirumah.Hubungan jarak jauhlah yang menuntutku untuk membawa benda mini
ini kemana-mana, tanpa kabar darinya aku merasaa gelisah dan nggak tenang. Yaah
itulah cinta yang mampu melupakan segalanya.
Hubungan kami berjalan cukup lama secara long distance kira-kira dua tahun sampai
aku lulus SMA, dan pada suatu hari dia bilang padaku sebuah kabar yang cukup
membuat jantungku hampir berhenti berdetak, sebuah kabar yang mampu membuatku
menangis, sebuah kabar yang hampir membuatku terkulai lemas. Orang yang aku
cintai akan menikah dengan seseorang yang sangat aku kenal, dia memintaku untuk
berhenti menghubunginya, benar-benar sakit, disaat aku mencintainya dia menikah
dengan yang lain, dengan sahabatku sendiri, dengan orang yang mampu
mempengaruhiku untuk berubah, yaa berubah seperti perempuan jahiliyah. Sampai
saat ini aku tidak tahu apa sebabnya sahabatku melakukan semua itu.
Aku
dengannya hanya bertemu empat kali dalam
dua tahun, karena jarak yang jauh yang memisahkan kita. Pada saat itu aku
merasakan apa yang disebut patah hati. Sungguh sakit, membuatku selalu berdiam
diri, menahan tangis, tertawa dalam tangisan, tersenyum dalam kepahitan, bahkan
sampai-sampai selera makanku hilang. Akhirnya aku jatuh sakit. Inilah teguranmu
ya Allah, teguran atas kekhilafanku yang berani mencintai makhlukmu melebihi
aku mencintaiMU , aku berusaha berlapang dada untuk menerima semuanya, aku
percaya rencana Allah pasti indah.
Setelah
semua itu terjadi ,seiring waktu berjalan aku putuskan untuk menghapus semua
kenangan tentang aku, dia dan dirinya. Sejak saat itu aku sering menghabiskan
waktuku dengan membaca artikel-artikel islami di facebook yang mampu membuatku
cukup merasa tenang. Banyak artikel yang membuatku tersentuh ketika membacanya
diantaranya mngenai pacaran itu tidak diberbolehkan oleh islam, renungan untuk
muslimah, kisah inspiratif, dan kata motivasi pembangkit jiwa. Ketika aku
membaca sebuah artikel yang di dalamnya terdapat penggalan ayat al Qur’an yang
artinya” Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang
keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan
wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang
baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” An
nuur ayat 26. Aku merasakan sebuah ketenangan dan keyakinan kalau memang dia
bukan yang terbaik untukku. Sempat aku tersentak ketika membaca sebuah artikel
yang mengatakan bahwa “Perempuan manapun yang menggunakan parfum kemudian melewati
suatu kaum agar mereka mencium wanginya maka dia seorang pezina(HR Ahmad )
selain itu dikatakan bahwa di neraka penghuni paling banyak adalah perempuan,
salah satu alasannya adalah perempuan yang tidak mau menutup aurat, aku sangat
kaget karena aku adalah salah satu perempuan itu, perempuan yang belum mampu
menutup aurat, perempuan yang bangga
dengan pakaian yang tidak semestinya, perempuan yang senang dengan parfum yang
baunya tercium oleh laki-laki,itu adalah aku, Aku orang yang hina dimata Allah,
aku orang yang bodoh dimata Allah.
Setelah membaca artikel itu, hatiku
tergugah untuk menutup aurat menggunakan jilbab dan meninggalkan duniaku yang
dulu, dunia yang penuh kenangan pahit , dunia yang membuatku malu sendiri, dunia
yang memang bukan dunia yang kucari.
Ketika
aku memutuskan unuk berjilbab menutup aurat sebagaimana dalam surat al-ahzab
ayat 59 ”Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak
perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan
jilbabnya ke seluruh
tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,
karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang”.Dan juga seperti yang tercantum dalam surat An-Nuur ayat 31
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,
kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain
kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami
mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka,
atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau
putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan
mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau
pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau
anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka
memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan
bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya
kamu beruntung.” Semoga Allah menerima taubatku,setiap
sepertiga malamku aku berdo’a untuk mendapat pintu pengampunan dari yang maha
pengampun “Ya Allah aku datang kepadamu dengan sejuta harap mendapat
pengampunan darimu, dengan membawa dosa yang begitu besar yang tak mampu aku
bandingkan dengan apapun, Aku sungguh berdosa padamu ya Allah, aku lalai, aku
salah ya Allah, aku mohon ampunanmu ya Allah, berjuta air mata tidak akan mampu
menebus dosaku ya Allah,dosaku begitu banyak ya Allah Ampunilah hamba yang
lalai ini”aamiin.
Suatu
hari ketika pertama kali aku menggunakan jilbab.Pada saat itu aku sedang menyapu halaman tiba-tiba ada
seorang tetangga yang bertanya kepadaku
“Sah
mau kemana ? pake baju
muslim?siang-siang?”,
Aku hanya tersenyum,
mendengar pertanyaan yang cukup membuatku bingung sendiri,,
“Mau main ka
“Jawabku singkat padahal aku nggak ada niat untuk pergi kemana-mana.
“Oh,
panas-panas pake busana muslim”jawabnya lagi
“Ini
ka, aku mau main ke rumah pa haji” Jawabku tersenyum kecut, .
“oh
ke Pa Haji,Pantes kaya bu haji”Jawabnya sambil pergi meninggalkanku yang masih
terbengong-bengong sendiri.
Hari-haripun
aku lalui dengan berusaha menjadi seseorang yang lebih baik , menjadi seseorang
yang mencoba mendekatiNya, mencari cinta kasih yang abadi dariNya, mencari
perhatianNya, mencari kebahagiaan yang abadi denganNya, dan berusaha untuk
mencintaiNya, itu semua aku lakukan hanya untuk mencari cahaya sang pemilik
cinta. Dan sejak saat itu aku berkomitmen untuk tidak melepaskan
jilbabku.Setelah aku berjilbab aku merasa hidupku lebih tenang, lebih nyaman
dan setidaknya aku sedikit terbebas dari api neraka.^_^.Sekarang bagiku Jilbabku
adalah pelindungku,peneduhku dan hidupku.Aku mencintaimu jilbabku..
Nama : Sulistiana
Angkatan
: 2011
Jurusan :FKIP B.Inggris
UNIVERSITAS
SILIWANGI
Subscribe to:
Posts (Atom)